
Penulis : Yulriawan Dafri
Editor : Alvi Luviani dan Tri Wulandari
Desain Cover : Yulriawan Dafri dan Tri Wulandari
Layout Buku : Tri Wulandari
ISBN: xxx-xxx-xxxx-x
Tahun Terbit: 2026
Stock: Klik Disini
Buku ajar ini disusun berdasarkan kesadaran akan pentingnya meninjau kembali arah praktik seni kriya di era modern. Sejarah mencatat bahwa nenek moyang bangsa Indonesia telah lama menciptakan benda-benda fungsional sehari-hari dengan memanfaatkan material alam secara bijak dan harmonis tanpa meninggalkan jejak kerusakan. Namun, revolusi industri dan penetrasi teknologi telah menggeser paradigma tersebut ke arah penggunaan bahan kimia sintetis secara masif di berbagai studio kriya, yang pada akhirnya menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan hidup dan kesehatan para kriyawan itu sendiri.
Hadirnya buku ini ditujukan sebagai pemantik metodologi baru bagi mahasiswa untuk mendalami urgensi kriya organik di era Antroposen. Secara garis besar, materi dalam buku ini disusun secara sistematis dengan tujuan: 1) Menjelaskan filosofi, rekam jejak sejarah, serta urgensi kriya organik dalam konteks kelestarian lingkungan hidup; 2) Membedakan secara ilmiah karakteristik bahan baku organik, bahan alami non-organik (mineral), serta bahan tiruan (sintetis); dan 3) Memahami ruang lingkup, batasan material, serta menerapkan prinsip kerja nirkimia yang aman di lingkungan studio kriya.
